sarikata

ketika sang waktu tidak lagi bersahabat, gunakan hati untuk bermain dengan hari
Showing posts with label asa. Show all posts
Showing posts with label asa. Show all posts

01 February 2014

senyummu dari vienna #2



entah berapa lama ruh ini lepas dari raga
entah berapa lama hati ini membeku dalam hampa
entah berapa lama darah ini berhenti memancar
entah berapa lama jantung ini berhenti berdetak

saat kutersadar, kembali aku terima pesanmu
dan kembali kau bertanya kenapa kau melihatku lagi hadir dalam mimpimu

kau tarik kembali aku ke kenangan indah cinta kita
kau sadarkan aku akan arti sebuah hati dan cinta
dimana hati memiliki ketulusannya
dan cinta memiliki keikhlasannya
jika kita memiliki keduanya, tidak akan ada rasa untuk saling menyakiti dan rasa terluka

dengan hati, tidak akan keinginan untuk menyakiti
kerena cinta punya kekuatan untuk menyakiti
namun dengan hati, cinta tak akan membiarkan itu terjadi
dan cinta akan menjadi indah, karena cinta adalah memberi
sebenarnya cinta tidak akan mampu menyakiti

cinta adalah persembahan dan keikhlasan
saat cinta mengharapkan penghargaan
saat cinta mengharapkan pengertian
saat cinta mengharapkan pengakuan
saat cinta mengharapkan perhatian
maka cinta akan menunjukkan kekuatannya untuk menyakiti, karena itu bukan sebenarnya cinta

terimakasih cintaku
terimakasih hatiku
terimakasih sahabatku
senyummu, kembali menghangatkanku dari beku
......

31 January 2014

senyummu dari vienna



saat cahaya keperakan mentari meredup jingga menuju kelabu
aku tertatih dan terpekur tak berdaya tanpa keremangan cahaya sendu
terasa teramat gelap dan dingin menyengat ke rusuk kalbu
aku tergolek lemah tak berdaya tanpa asa yang berpendar dalam hatiku

saat asa terlempar diujung kelam
saat perih hati meradang dan memerah
saat luka hendak menjadi murka
saat lelah hendak menjadi amarah

kau hadir dengan sapaan lembutmu, “apakah senyumku masih tersimpan dihatimu?”
senyum yang membangunkanku dari jerat mimpi kelam yanag melenakan dan membuai lelapku
kembali kau raih hatiku yang terjatuh dengan ketulusan rasa kasih sayangmu
rasa kasih yang dulu begitu lekat dan kini menjadi persahabatan yang syahdu

dalam goresan singkat pesanmu kembali kau ingatkan akan makna hati dan rasa
goresan singkat tentang sang bangau yang asyik mencari katak dengan tongkat emasnya
kembali kau ajak ku berdamai dengan hati yang bergejolak
……..